GWSM adalah singkatan dari Garuda Wisnu Satria Muda, sebuah kelompok kesenian tradisional dari Magelang yang berfokus pada jatilan, serta menjadi viral dan dikenal luas melalui platform media sosial seperti TikTok dan YouTube. Dibentuk sejak 2016 oleh pemuda setempat, GWSM bertujuan melestarikan budaya tradisional, terutama jatilan, dengan menjangkau generasi muda melalui konten yang menghibur dan mudah dicerna, sehingga mampu menarik jutaan penggemar dari berbagai daerah.
Didirikan oleh Pemuda: GWSM didirikan pada Agustus 2016 di Dusun Pakeron, Sumberarum, Magelang, oleh pemuda-pemuda yang memiliki kecintaan pada kesenian tradisional, khususnya jatilan dan seni Leak.
Pelestarian Budaya: Tujuan utama GWSM adalah sebagai sarana untuk melestarikan seni dan budaya Indonesia, dengan fokus pada regenerasi pelaku kesenian melalui generasi muda
Konten Menarik dan Edukatif: GWSM membuat berbagai konten yang mengisahkan kehidupan manusia dengan berbagai emosi dan konflik cerita, mirip sandiwara yang berubah-ubah, namun disajikan dengan sentuhan komedi dan hiburan agar mudah dipahami anak-anak dan remaja.
Energi dan musik: Memadukan gerakan tarian yang energik dengan iringan musik gamelan yang megah.
Jangkauan luas: Memiliki basis penggemar yang besar melalui platform media sosial seperti YouTube dan TikTok, bahkan menjangkau penonton dari luar daerah seperti Yogyakarta dan Temanggung.
Tujuan: Melestarikan seni tradisi dan budaya lokal, serta mengajarkan nilai-nilai moral kepada generasi muda melalui pertunjukan yang menghibur.
Jenis kesenian: warok,gedruk,tari pendet,leak bali,celuluk,barong,topeng ireng
Lagu gwsm:
- Lagu Gedruk: "Kemuda Rangsang" dan "Sigro Sigro" versi rock adalah contoh cover lagu gedruk yang populer dibawakan oleh GWSM .
- Gamelan Jadi Saksi: Lagu ini sering dibawakan dalam berbagai versi oleh GWSM, termasuk oleh Mas Nemo .
- Mars Garuda Wisnu Satria Muda: Lagu mars ini merupakan soundtrack untuk "The Last Buto" .
- Lagu Cover Populer: Aransemen ulang lagu-lagu seperti "Dalan Liyane," "Tatu," dan "Kartonyono Medot Janji" dalam versi gedruk juga sangat digemari .










